Sunday, June 9, 2013

Tugas 8 : Proses Komunikasi Dalam Perusahaan


A.     KEGIATAN KOMUNIKASI DALAM PERUSAHAAN.

Setiap organisasi pasti memiliki hierarchie/tingkatan yang mengakibatkan komunikasi di dalamnya.semua ini mengakibatkan terhadap penyelenggaraan komunikasi yang juga mempengaruhi hubungan antar manusia didalam dan diluar perusahaan. Apabila suatu pihak kegiatan komunikasi menjadi suatu mekanisme sosialisasi, integrasi, dan peningkatan kerjasama, maka pada pihak lain kegiatan itu merupakan pencerminan dari situasi sosialisasi dan kerjasama yang dimaksud. Kegiatan komunikasi mempunyai dua aspek, yaitu aspek aktif yang berupa kegiatan yang bertujuan mempengaruhi situasi dan dapat mengubahnya, dan aspek pasif yang merupakan pencerminan situasi sosial yang memanfaatkan komunikasi tersebut. Komunikasi juga merupakan alat sosialisasi yang netral (bukan hanya dapat menimbulkan integrasi tetapi juga disintegrasi, dapat menimbulkan kerjasama tetapi juga pertentangan, dapat meningkatkan kerjasama internasional sebagai alat diplomasi, sebaliknya juga dapat menimbulkan awal sengketa atau peperangan). Oleh karena itu efek dari komunikasi tersebut tergantung dari maksud dan tujuan si penyampainya

.B.     PROSES KOMUNIKASI DALAM PERUSAHAAN,

 sekurang-kurangnya mempunyai 5 komponen, yaitu sbb..:
·                     1.       Ide atau kejadian yang akan diberitakan,
·                     2.       Komunikator yang mengadakan kegiatan perumusan berita,
·                     3.       Pesan yang dirumuskan dan disalurkan,
·                     4.       Menginterpretasikan pesan, dan
·                     5.       Tujuan kegiatan pemberitahuan.
Karena adanya garis wewenang dalam suatu perusahaan, dengan sendirinya pola komunikasi berimpit dengan pola garis wewenang. Oleh sebab itu komunikasi banyak mengalir secara vertikal dari atas ke bawah. Melalui garis komunikasi diberikan segala petunjuk, instruksi, dsb.. Arus komunikasi sebaliknya, dari bawah ke atas membawa informasi untuk atasan yang kemudian menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.Dengan demikian jelaslah bahwa dalam struktur tidak bebas, peranan komunikasi atasan dan bawahan berbeda, atasan memberikan perintah/petunjuk (yang mempunyai sangsi disiplin yang dituntut), sedangkan bawahan memberi informasi.Disamping itu memang terdapat pula komunikasi mendatar yang terjadi antar karyawan sekolega/setingkat. Komunikasi inipun masih dalam kerangka struktur perusahaan, walaupun biasanya tidak ada sangsinya (kecuali apabila memasalahkan kerjasama dan tukar menukar informasi pekerjaan untuk merealisasikan suatu tugas). Bilamana komunikasi mendatar lebih memperoleh arti penting daripada komunikasi vertikal, maka pimpinan suatu perusahaan mendapatkan saingan, karena informasi (sengaja atau tidak) akan banyak tidak sampai kepadanya.Hal ini dapat pula menyebabkan keputusan yang akan diambil mungkin kuranf tepat atau kurang bijaksana. Biasanya penyimpanan atau pembekuan suatu informasi terjadi dua tingkat di bawah seorang atasan, karena tingkat tersebut jauh, akan tetapi juga masih dekat dengan atasan yang akan dihambatnya.Isi komunikasi vertikal dari atas ke bawaj biasanya mengandung unsur pengarahan, kritik terhadap pekerjaan yang kurang baik dilaksanakan bawahan, informasi penting yang mendidik, meyakinkan dan diarahkan pada peningkatan partisipasi serta afiliasi atau kohesi (hubungan) karyawan perusahaan. Apakah pola komunikasi itu lebih banyak bersifat instruktif atau hanya sekedar tukar-menukar informasi, hal ini sangat tergantung pada jenis informasi dan relevansinya dengan pekerjaan, yaitu hubungan kerja antara komunikator dengan komunikasi. dalam hubungan ini perlu disebut pentingnya suatu bagan organisasi yang menjelaskan:

·                     §  Garis hierarchie atau tingkatan,
·                     §  Wewenang,dan
·                     §  Hubungan kerja antar bagian.
Dengan demikian pola komunikasi dapat diketahui melalui relevansi jenis dan materi pekerjaan. Hal ini akan menjelaskan sekaligus apabila ada orang-orang dari bagian lain yang kurang ada hubungannya satu dengan yang lain dalam bidang pekerjaan mempunyai hubungannya yang erat, bahwa ada sesuatu yang lebih penting daripada kepentingan pekerjaan yang mengikatnya. Selama tidak mengganggu kelancaran pekerjaan atau diadakan diluar jam kerja, komunikasi demikian dapat dihadapi dengan toleransi. Sehubungan dengan ini perlu disebut apa yang dinamakan “grapevine” (komunikasi desas-desus atau benalu komunikasi).Desas-desus ini adalah saluran komunikasi yang memanfaatkan secara tidak jujur (bukan urusan hubungan kerja) untuk mengadakan komunikasi antar bagian dan menyampaikan berbagai hal yang biasanya diberi warna negatif atau memang bersifat demikian kepada pihak lain. Hal semacam ini biasanya merupakan saluran komunikasi tidak resmi dalam suatu perusahaan.Untuk mengatasi benalu/desas-desus tersebut yang biasanya berita tentang ketegangan hubungan atasan dengan bawahan yang mungkin kurang suka dikontrol oleh atasannya, maka diperlukan rapat bulanan guna memberi informasi yang penting dan harus diketahui staff yang lebih rendah.Walaupun tidak disukai, namun kontrol sangat diperlukan demi kelancaran perencanaan. Karena itu dalam komunikasi dari atas ke bawah sebaiknya digunakan suatu sistem untuk memperlunak kontrol, misalnya dengan menggunakan kata-kata halus seperti “tolong”, “terimakasih”, “bagaimana sekiranya...”, “apakah tidak lebih baik jika...”, dsb.. walaupun halus, namun bawahan bukan berarti akan meremehkan atasannya, karena perintah yang disampaikan harus tetap dilaksanakan. Dengan demikian akan terjadi keselarasan antara atasan dengan bawahan karena bawahanpun dapat merasa dihargai.

C.
     HUBUNGAN ANTAR MANUSIA

Setiap lembaga bisnis haruslah dapat menciptakan hubungan kondusif, baik yang bersifat internal (bertujuan untuk mempertahankan integrasi secara psikologis maupun sosial, yang mempunyai efek meningkatnya tingkat produktivitas. Agar kepuasan, loyalitas, dan integrasi individu semakin baik, amat pentinglah bahwa dalam komunikasi antar manusia itu berlaku pengakuan eksistensi individu di dalam lingkungannya. Kita harus mengetahui kita harus memperhatikan orang lain) maupun eksternal (diperlukan karena pembelian terdapat pada pihak luar perusahaan yang mempunyai karakter dan kedudukan yang berbeda-beda, maka diperlukan pendekatan yang berbeda pula agar dapat mencapai orang tersebut).Adakalanya strategi interpersonal kurang mencukupi tuntutan bisnis karena mempunyai target konsumen yang besar dengan segmentasi pasar yang secara geografis sangat luas dan tercerai-berai. Oleh karena itu strategi yang harus kita pakai adalah strategi komunikasi massa.Komunikasi massa adalah proses dimana organisasi media memproduksi pesan-pesan dan mengirimkannya ke publik yang besar, dan melalui proses tersebut sejumlah pesan akan digunakan atau dikonsumsi oleh audiens. Sentral studi komunikasi massa adalah media. Bila dikatakan bahwa sistem media merupakan bagian dari sistem dalam konteks yang lebih besar, yaitu politik, ekonomi, dan institusi kekuasaan studi komunikasi massa juga mempelajari kaitan sistem-sistem tersebut dengan keberadaan dan fungsi media dalam masyarakat. Oleh studi komunikasi massa bersifat kompleks, analisis yang mendalam terhadap faktor-faktor terkait di seputar media dibutuhkan.Hubungan masyarakat menjalankan fungsi dan tugas penerangan di dalam jajaran masing-masing. Penalarannya sebagai wahana komunikasi ke dalam (berusaha menyelenggarakan ke dalam tubuh organisasi) maupun keluar (memberikan informasi kepada masyarakat dan lingkungan). Penyelenggaraan ini berfungsi memfilterisasi, mengelola, dan menyajikan informasi yang diperlukan sehingga sesuai dengan kebutuhan komunikasi dari kelompok sasaran yang dituju. Mengelola dan menyaring masukan dari luar menyelenggarakan komunikasi yang sehat kepada masyarakat sehingga mereka mendukung dan menyetujui apa yang diharapkan.Hubungan masyarakat disebut juga public relation dengan ruang lingkup kegiatan yang menyangkut baik individu keluar dan semua kegiatan diselenggarakan dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing lembaga atau organisasi.Tujuan hubungan yang harmonis dengan masyarakat adalah untuk menciptakan, membina, dan memelihara sikap budi yang meluangkan bagi lembaga atau organisasi di suatu pihak dan dengan public di lain pihak dengan komunikasi yang harmonis dan timbal balik.Fungsi hubungan masyarakat mengandung 3 unsur, yaitu:1.       Mempengaruhi pendapat.2.       Cara mempengaruhi dengan penyajian yang dapat diterima, dan3.       Komunikasi yang digunakan dua orang atau timbal balik.Apabila kita memperhatikan ketiga unsur tersebut maka akan tampak unsur yang pertama adalah unsur yang umum yang dipergunakan dalam komunikasi, sedangkan unsur kedua dan ketiga adalah unsur yang khusus dipergunakan dalam hubungan masyarakat (humas).

D.
     KOMUNIKASI UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH

(bertujuan untuk mempelajari kapan komunikasi tepat untuk berhubungan dengan masalah-masalah bisnis, untuk mempelajari bagaimana cara menciptakan suasana agar pertemuan-pertemuan dapat berhasil, untuk mempelajari bagaimana menyusun agenda rapat, untuk mempelajari bagaimana menyusun sebuah kelompok diskusi, untuk mempelajari yang bersifat sebagai pimpinan dan untuk mengetahui keadaan suatu kelompok)Ini dimaksudkan untuk membantu meningkatkan kemampuan komunikator dalam memecahkan masalah ketika berhubungan dengan kelompok-kelompok kecil. Suatu pertimbangan mengikuti langkah-langkah akan sangat membantu untuk meningkatkan pertemuan-pertemuan kelompok yaitu yakin akan metode yang digunakan, ciptakan suasana yang menyenangkan, rencanakan jadwal, susunan pembahasan, gunakan gaya kepemimpinan yang tepat, mengikuti perkembangan kelompok dan tindak lanjut setelah pertemuan.Metode yang digunakan adalah penting untuk berhati-hati didalam menentukan pilihan metode untuk membuat keputusan. Yakin bahwa metode ini adalah yang terbaik untuk mencapai tujuan. Sewaktu-waktu rapat kelompok tidak diperlukan dan komunikasi dapat lebih efektif dan efisien dengan langsung diputuskan atau menggunakan komunikasi tertulis. Banyak organisasi yang menggunakan metode kelompok secara luas untuk informasi komunikasi yang penting dan membuat keputusan-keputusan.Ada keuntungan dan kerugian dalam metode kelompok. Alasan utama yang sering disebutkan untuk menggunakan metode-metode kelompok antara lain:1.       Keputusan yang berkualitas lebih baik,2.       Keputusan kelompok membuat perkembangan dukungan yang lebih besar,3.       Keputusan kelompok dapat menghasilkan suatu tekad yang kuat untuk melaksanakan keputusan tersebut,4.       Metode rapat atau kelompok menimbulkan resiko yang lebih efektif dalam proses pengambilan keputusan.Adapun kerugian metode kelompok diatas ada beberapa pembatasan untuk mempertimbangkannya:1.       Metode kelompok memakan waktu cukup panjang,2.       Metode kelompok atau rapat meminta keahlian atau keterampilan pemimpin,3.       Keputusan kelompok kadang- kadang menggambarkan rata-rata keahlian dalam kelompok, dan4.       Keputusan kelompok dapat membuat kesalahan dalam menghasilkan dugaan.Untuk menjadikan suatu kelompok menjadi efektif, haruslah menciptakan suatu lingkungan yang baik dalam mencapai tujuan-tujuan. Beberapa faktor yang harus diperhatikan yaitu, sbb.:1.       Motivasi. Para anggota rapat harus memiliki kepercayaan bahwa rapat sangat diperlukan, maka mereka akan berusaha memberikan opini terbaik mereka, demi perusahaan. Untuk itu mereka harus dapat memotivasi diri mereka sendiri bahwa pendapat mereka sangat diperlukan. Ini sangat diperlukan dalam penyusunan/pembentukan kelompok sebelum rapat dimulai.2.       Lokasi rapat.3.       Merencanakan rapat,Banyak pimpinan mengeluarjan sebuah perjanjian besar seperti pengaturan-pengaturan fisik dan tak seorangpun mengetahui apa yang akan benar-benar terjadi dalam rapat.Mereka dengan jelas berpikir bahwa mereka akan setuju dengan persoalan-persoalan rapat di pertemuan.Kelompok komunikasi lebih efektif untuk menyelesaikan masalah bisnis. Salah satu jalan yang terbaik untuk memudahkan pertemuan kelompok yang efektif adalah menciptakan disiplin, peraturan, dll. dalam tujuan dari kelompok. Pimpinan yang efektif juga harus menjadi komunikator yang efektif, contohnya hubungan yang efektif dimana kepemimpinan dalam kelompok menunjukkan kemampuan pemakaian komunikasi yang efektif.
Arus komunikasi dalam organisasi meliputi komunikasi vertikal dan komunikasi horisontal. Masing-masing arus komunikasi tersebut mempunyai perbedaan fungsi yang sangat tegas.Berikut adalah pengertian dan fungsinya :1. Downward CommunicationsDownward Communications adalah komunikasi yang berlangsung ketika orang-orang yang berada pada tataran manajemen mengirimkan pesan kepada bawahannya.Fungsi arus komunikasi dari atas ke bawah ini adalah :

·                     Pemberian atau penyimpanan instruksi kerja (job instruction)
·                     Penjelasan dari pimpinan tentang mengapa suatu tugas perlu untuk dilaksanakan (job retionnale)
·                     Penyampaian informasi mengenai peraturan-peraturan yang berlaku (procedures and practices)
·                     Pemberian motivasi kepada karyawan untuk bekerja lebih baik.

2. Upward CommunicationUpward Communication adalah komunikasi yang terjadi ketika bawahan (subordinate) mengirim pesan kepada atasannya.

·                     Fungsi arus komunikasi dari bawah ke atas ini adalah:
·                     Penyampaian informasi tentang pekerjaan ataupun tugas yang sudah dilaksanakan
·                     Penyampaian informasi tentang persoalan-persoalan pekerjaan ataupun tugas yang tidak dapat   diselesaikan oleh bawahan
·                     Penyampaian saran-saran perbaikan dari bawahan
·                     Penyampaian keluhan dari bawahan tentang dirinya sendiri maupun pekerjaannya.

3. Horizontal CommunicationHorizontal Communication adalah tindak komunikasi ini berlangsung di antara para karyawan ataupun bagian yang memiliki kedudukan yang setara.Fungsi arus komunikasi horisontal ini adalah:

·                     Memperbaiki koordinasi tugas
·                     Upaya pemecahan masalah
·                     Saling berbagi informasi
·                     Upaya pemecahan konflik
·                     Membina hubungan melalui kegiatan bersama.

Proses KomunikasiProses komunikasi diawali oleh sumber (source) baik individu ataupun kelompok yang berusaha berkomunikasi dengan individu atau kelompok lain, sebagai berikut:1. Langkah pertama yang dilakukan sumber adalah ideation yaitu penciptaan satu gagasan atau pemilihan seperangkat informasi untuk dikomunikasikan. Ideation ini merupakan landasan bagi suatu pesan yang akan disampaikan. 2. Langkah kedua dalam penciptaan suatu pesan adalah encoding, yaitu sumber menerjemahkan informasi atau gagasan dalam wujud kata-kaya, tanda-tanda atau lambang-lambang yang disengaja untuk menyampaikan informasi dan diharapkan mempunyai efek terhadap orang lain.3. Langkah ketiga dalam proses komunikasi adalah penyampaian pesan yang telah disandi (encode). Sumber menyampaikan pesan kepada penerima dengan cara berbicara, menulis, menggambar ataupun melalui suatu tindakan tertentu. Pada langkah ketiga ini, kita mengenal istilah channel atau saluran, yaitu alat-alat untuk menyampaikan suatu pesan. Saluran untuk komunikasi lisan adalah komunikasi tatap muka, radio dan telepon. Sedangkan saluran untuk komunikasi tertulis meliputi setiap materi yang tertulis ataupun sebuah media yang dapat mereproduksi kata-kata tertulis seperti: televisi, kaset, video atau OHP (overheadprojector). Sumber berusaha untuk mebebaskan saluran komunikasi dari gangguan ataupun hambatan, sehingga pesan dapat sampai kepada penerima seperti yang dikehendaki. 4. Langkah keempat , perhatian dialihkan kepada penerima pesan. Jika pesan itu bersifat lisan, maka penerima perlu menjadi seorang pendengar yang baik, karena jika penerima tidak mendengar, pesan tersebut akan hilang. Dalam proses ini, penerima melakukan decoding, yaitu memberikan penafsiran interpretasi terhadap pesan yang disampaikan kepadanya. Pemahaman (understanding) merupakan kunci untuk melakukan decoding dan hanya terjadi dalam pikiran penerima. Akhirnya penerimalah yang akan menentukan bagaimana memahami suatu pesan dan bagaimana pula memberikan respons terhadap pesan tersebut. 5. Proses terakhir dalam proses komunikasi adalah feedback atau umpan balik yang memungkinkan sumber mempertimbangkan kembali pesan yang telah disampaikannya kepada penerima. Respons atau umpan balik dari penerima terhadap pesan yang disampaikan sumber dapat berwujud kata-kata ataupun tindakan-tindakan tertentu. Penerima bisa mengabaikan pesan tersebut ataupun menyimpannya. Umpan balik inilah yang dapat dijadikan landasan untuk mengevaluasi efektivitas komunikasi.

Tugas 7 : Keuntungan Menjadi Motivator Komunikasi Dunia Bisnis

A. POINT OF SALE MATERIAL, SEBAGAI SALAH SATU BENTUK KOMUNIKASI PRODUK KEPADA MASYARAKAT

Point of sale material atau disebut juga point of purchase material bentuk komunikasi adanya suatu produk atau jasa tertentu yang ditawarkan kepada masyarakat.
Point of saleh material biasanya dipasang atau diletakkan di tempat-tempat yang strategis di dekat produk yang ditawarkan di toko pengecer. Bentuknya antara lain : poster, display, shelf strip, hanging flag, leaflet, asbak, dengan logo atau nama perusahaan atau pesan iklan tertentu. Point of sale material yan baik merupakan bentuk komunikasi dunia bisnis yang vital dan sangat efesien untuk mengiring minat pembeli, mengarahkan agar konsumen membeli produk dengan merek tertentu.

B. PRODUSEN MENYESUAIKAN DIRI DENGAN LINGKUNGAN

Sebagai konsumen seringkali menghadapi keragu-raguan, kebingungan dalam menentukan pilihan, hal ini disebabkan terbatasnya pengertian dan pemahaman terhadap kemampuan barang untuk memenuhi kebutuhan.Cara-cara memaksa, menyudutkan konsumen tanpa memberi penjelasan yang benar tentang produk tersebut dapat berakibat macetnya komunikasi antara produsen dan konsumen.Hal ini disebabkan kekecewaan konsumen karena merasa tertipu oleh bujukan iklan perusahaan tersebut.
Langkah awal yang harus ditempuh adalah mengetahui dan memperbaiki kebiasaan komunikasi yang buruk, karena kebiasaan ini menjadi konsumen semakin pasif.

Kemudian langkah-langkah selanjutnya :
a. Jangan memberikan alasan yang sama
b. Jangan menilai kualitas produk secara berlebihan
c. Jangan menjatuhkan produk sejenis dari perusahaan lain
d. Sampaikan informasi yang sewajarnya
e. Tanggapi dengan segera setiap keluhan konsumen
f. Bertindak secara mantap.

C. PERILAKU KONSUMEN

Inti persoalan pemasaran adalah bagaimana konsumen memberikan jawaban terhadap berbagai rangsangan pemasaran yang bisa diatur oleh perusahaan?Perilaku pembeli sangat dipengaruhi oleh factor-faktor kebudayaan, social, pribadi dan psikologis.
Strategi pemasaran biasanya tidak akan melupakan peranan opinion leadership. Kadang-kadang mereka memang bukan individu yang memiliki otoritas formal.Tetapi Karena keahliannya, kearifannya atau mungkin karismanya mereka jadi sangat dipercaya oleh masyarakat lingkungannya untuk memberi nasihat-nasihat tentang pemecahan suatu masalah.
Keberhasilan suatu produk ditentukan oleh citra (image) yang positif dari konsumen (pemakai). Bila citra sebuah produk sudah tertanam, konsumen akan mengalami ketergantungan yang sangat kuat akan produk tersebut. Oleh sebab itu, bila ekspansi pasar telah dilakukan, harus segera dilakukan juga penelitian (action research) untuk mengetahui poisisi produk dalam format citra dalam masyarakat.

D. MENENTUKAN STRATEGI KOMUNIKASI

Strategi komunikasi yang digunakan dalam kegiatan bisnis mempunyai berbagai tujuan.Selain memberikan informasi yang tepat (pemilihan messages) agar komunikasi memperoleh gambaran yang benar terhadap produk yang ada, komunikasi juga dimaksudkan untuk menghindari efek-efek psikologis yang cenderung disertai prasangka-prasangka yang mengakibatkan tidak tercapainya saling pengertian (mutual understanding).
Komunikasi seringkali diberi makna terlalu sederhana. Komunikasi sesungguhnya merupakan salah satu cara yang dapat dipergunakan oleh setiap orang untuk mencapai suatu consensus, sehingga memperoleh apa yang diinginkannya.
Namun demikian, perlu ditegaskan juga bahwa komunikasi semacam itu baru merupan manifestasi dari naluri. Artinya setiap orang dapat melakukannya tanpa melalui proses belajar dan berlatih terlebih dahulu. Dengan adanya modernisasi teknologi di pelbagai bidang telah membuat manusia menciptakan alat-alat untuk mencapai keberhasilan komunikasi.

Beberapa hambatan komunikasi :
1. Bahasa (semantic)
2. Kebisingan (noise factor)
3. Teknik (technical factor)
4. Ketidaksamaan ruang lingkup pengalaman (field of experience)
5. Ketidaksamaan pengetahuan (frame of reference)

Syarat-syarat agar supaya komunikasi menjadi efektif adalah :
1. Menciptakan suasana komunikasi yang menguntungkan
2. Menggunakan bahasa yang mudah ditangkap dan dimengerti
3. Pesan yang disampaikan dapat menggugah perhatian atau minat di pihak komunikan
4. Pesan dapat menggugah kepentingan di pihak komunikan yang dapat menguntungkan
5. Pesan dapat menumbuhkan suatu penghargaa atau reward di pihak komunikan.


Sumber : http://ratnanhana.blogspot.com/2013/05/keuntungan-menjadi-motivator-komunikasi.html

Sunday, April 28, 2013

Seorang Pria Dideportasi Pemerintah Arab Saudi Karena Ketampanan



Kasus dideportasinya tiga pria Arab Saudi, salah satu dari mereka identitasnya telah tersebar dan kini makin mendapat perhatian dunia. Salah satu pria yang dideportasi dari Arab Saudi itu dianggap terlalu tampan.
Pria tersebut bernama Omar Al Gala, seorang aktor, penyair, dan fotografer dari Dubai. Omar dan dua rekannya diundang ke sebuah pameran di Riyadh sebagai delegasi. Banyak media memberitakan, Omar dideportasi dari Riyadh karena terlalu tampan sehingga dianggap bisa merusak hukum syariah di Arab Saudi.
Omar sebenarnya bernasib kurang baik. Saat dirinya dan kedua rekannya menjaga suatu stan Uni Emirat Arab di Riyadh, seorang aktris bernama Al Aryam mendatangi stan tersebut. Kunjungannya tersebut menarik perhatian polisi syariah, karena di Arab Saudi, interaksi antara laki laki dan perempuan di tempat umum dilarang.
Sejak kasus ini muncul, akun facebook dan twitter Omar telah dikunjungi ribuan orang dan mendapat "likes" lebih dari 78 ribu orang.
Waduh kasian banget ya nasib cowo ganteng ini -__-

Park Bo Young - My Prince


Woohoo yang udah pernah nonton pasti pada tau sama soundtrack film Werewolf Boy ini. Yap lagu yang dinyanyiin sama Park Bo Young ini benar-benar easy listening dan suara serta wajahnya yang imut sangat cocok untuk menyanyikan lagu ini.
Nah ini dia lirik lagunya !! ^^


bamsaedorok changbakke haenimi tteugil gidaryeoyo
achimi omyeon geu saram mannal su isseunikkayo
gomawoyo nae son jabajwoseo gomawoyo nae nun barabwaseo
gomawoyo naega geurideon wangjanim ireoke nae ape natanajwoseo

haru jongil haneure dallimi tteugil gidaryeo
hanbami omyeon dangsingwa iyagihal su isseunikkayo
lyricsalls.blogspot.com
itjimayo uriui yaksogeul itjimayo uriui bimildeureul
itjimayo naega dangsinui nunbiche eolmana gaseumi ttwieosseonneunji


=====


밤새도록 창밖에 해님이 뜨길 기다려요
아침이 오면 사람 만날 있으니까요
고마워요 잡아줘서 고마워요 바라봐서
고마워요 내가 그리던 왕자님 이렇게 앞에 나타나줘서

하루 종일 하늘에 달님이 뜨길 기다려
한밤이 오면 당신과 이야기할 있으니까요
잊지마요 우리의 약속을 잊지마요 우리의 비밀들을
잊지마요 내가 당신의 눈빛에 얼마나 가슴이 뛰었었는지

Songkran



Songkran adalah festival yang diselenggarakan pada pertengahan bulan April setiap tahunnya untuk merayakan tahun baru tradisional Thailand. Berbagai kegiatan religius dan aktivitas rekreasi menjadi daya tarik festival ini, salah satunya yang terkenal adalah kegiatan menyiram air di seluruh pelosok kota. Parade mengelilingi kota dan pemilihan Putri Songkran juga menjadi kegiatan dari festival ini.

A Stranger - Big Baby Driver


Buat yang pernah nonton drama “7th Grade Civil Servant” pasti udah akrab sama lagu a stranger yang merupakan original soundtrack dari drama tersebut.
          Nah berikut adalah lirik dari lagu a Stranger :

 You and your eyes
Bright as the stars

We’re in the sky
Separated by the stars
Like strangers

You and your heart
Alone among the stars

We’re in the sea
Separated by the waves
Like strangers

When you meet the one
Remember the days before
All you see all you hear
Is the picture of the world

When you hear the song in your head
When you see the smile on her face
All you have to realize
No one was born together

When you hold the moon in your hand
See the light again on her face
Remember the days
Everyone was a stranger

All you have to realize
You don’t need to be a stranger

Wednesday, April 24, 2013

Tugas 6 : Komunikasi dalam Bisnis


a. Komunikasi dalam Bisnis
Perusahaan sebagai organisasi bisnis juga melakukan komunikasi. Komunikasi yang terjadi di dalam perusahaan di sebut komunikasi bisnis. Jika di bandingkan dengan komunikasi individu, komunikasi bisnis lebih rumit dan kompleks. Komunikasi yang terjadi dalam bisnis bisa berupa komunikasi internal, komunikasi eksternal, bersifat formal maupun informal, dan dapat berbentuk verbal maupun nonverbal.

Komunikasi bisnis, baik secara lisan maupun tertulis, memiliki karakteristik sebagai berikut :

1. Pesan di susun untuk para audiens yang membutuhkan informasi.
2. Pesan bisnis di susun dengan pertimbangan waktu dan biaya. Pesan bisnis di sampaikan berdasarkan tingkat kepentingannya. Informasi yang sangat penting biasa nya membutuhkan waktu yang singkat dan biaya yang mahal.
3. Pesan bisnis di susun untuk lebih dari satu tujuan.
4. Walaupun sering terjadi hal-hal yang mengecewakan, pesan bisnis tetap di susun dengan baik untuk menjaga hubungan kerja sama dengan semua pihak, terutama para pelanggan.
5. Pesan bisnis memperhatikan nada dan pengaruhnya terhadap audiens. Pilihan kata dan nada dalam pesan bisnis di perhatikan sedimikian rupa untuk menghindari adanya pengaruh negatif terhadap audiens yang pada akhirnya merugikan perusahaan.

b. Komunikasi dalam Orang
 Semua orang pasti pernah ataupun sering melakukan komunikasi dengan orang lain, baik dengan orang yang dikenal maupun tidak. Tanpa komunikasi, tentu informasi yang ada tidak dapat disampaikan. Jika komunikasi tidak berjalan lancar, pasti akan banyak timbul kesalahpahaman antara yang satu dengan yang lainnya. Tentu saja bagaimana cara kita berkomunikasi dengan orang lain bisa mempengaruhi pola berpikir orang yang menerima informasi dari hubungan komunikasi tersebut. Kali ini saya akan membahas tentang Bagaimana Kita Berkomunikasi dengan Orang Lain.
          Sebenarnya tidaklah sulit untuk berkomunikasi dengan orang lain asalkan kita berani untuk mencoba. Bahkan dengan orang yang tidak pernah kita kenali sama sekalipun, kita tetap bisa berkomunikasi dengan baik jika kita mempunyai keberanian untuk memulainya terlebih dahulu. Misalkan saja jika suatu saat nanti kita tersesat  pada saat bepergian sendiri dan tidak membawa alat komunikasi untuk bertanya dengan orang yang kenal, jalan satu-satunya adalah berkomunikasi dengan orang sekitar di tempat tersebut yang notabene tidak kita kenal sema sekali. Asalkan kita berani untuk bertanya pada orang tersebut dengan cara yang sopan pasti orang tersebut juga akan balas menjawab dengan sopan pula baik dia mengetahui atau tidak mengetahui arah jalan yang ingin kita tuju.
           Dari contoh sebelumnya tidak hanya keberanian saja yang kita butuhkan untuk memulai komunikasi dengan orang lain, tetapi kita juga harus memulainya dengan baik atau sopan. Tentu kita semua sudah mempunyai tolok ukur sendiri bagaimana cara berbicara atau berkomunikasi yang sopan. Misalnya saja dalam kasus yang sama, kita memulai komunikasi ini dengan mengucapkan salam terlebih dahulu, dengan nada yang halus dan tidak tinggi, dengan volume suara yang normal (tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar pula, menyesuaikan dengan situasi juga), mungkin bisa dengan senyuman kecil juga, dan jangan lupa apabila setelah selesai bertanya dan mendapat jawaban ucapkan terima kasih dan salam kembali sebagai tanda kita menghormati orang tersebut meskipun kita tahu bahwa orang ini lebih muda dari kita.
          Ada pula hal lain yang perlu kita perhatikan ketika berkomunikasi dengan orang lain, yaitu body language. Yang dimaksud dengan body language dalam hal ini adalah bagaimana gerak, posisi tubuh, serta ekspresi wajah kita pada saat berinteraksi atau berkomunikasi dengan orang lain. Apabila ada yang salah atau aneh pada salah satu ketentuan tadi, maka bisa berarti lain. Misalkan saja jika kita membicarakan sesuatu yang ambigu dengan orang lain tetapi dengan gerak , posisi tubuh, atau ekspresi wajah yang tidak sesuai dengan yang harusnya disampaikan ini bisa berakibat fatal. Informasi yang akan kita sampaikan tadi akan ditangkap dengan cara pandang yang berbeda oleh lawan bicara kita dan akan mengakibatkan timbulnya persepsi yang berbeda. Hal ini biasa kita alami jika melakukan komunikasi dengan menggunakan perantara alat komunikasi seperti handphone dengan menggunkan fitur SMS. Dengan hanya mengirimkan  pesan teks saja tentu kita tidak bisa tau bagaimana body language orang yang berkomunikasi dengan kita dan tentunya sering menimbulkan beda persepsi. Dalam penelitiannya, Albert Meharabien mengatakan bahwa body language merupakan salah satu factor yang paling berpengaruh dalam efektifitas komunikasi dengan presentasi sebesar 55% dibandingkan 2 faktor lainnya.
     Hal lain lagi yang perlu diperhatikan dalam berkomunikasi dengan orang lain adalah “menjadi pendengar yang baik”. Mungkin hal ini lebih ke saling menghargai satu sama lain. Karena untuk bisa didengarkan pendapatnya oleh orang lain tentu saja kita juga harus bisa mendengarkan pendapat orang lain pula.